BLC Telkom Klaten

Showing posts with label Komunitas Pengguna Linux Indonesia Klaten.. Show all posts
Showing posts with label Komunitas Pengguna Linux Indonesia Klaten.. Show all posts

Saturday, August 29, 2015

Membuat Repositori Server Debian 8 Jessie

Repositori
       Repositori perangkat lunak adalah lokasi penyimpanan dari berbagai paket perangkat lunak yang mungkin diambil dan diinstal pada komputer. Banyak penerbit perangkat lunak dan organisasi lain memelihara server di Internet untuk tujuan ini, baik secara gratis atau untuk biaya berlangganan.
      Repositori mungkin hanya untuk program-program tertentu, seperti CPAN untuk bahasa pemrograman Perl, atau untuk seluruh sistem operasi. Operator repositori tersebut biasanya menyediakan sebuah sistem manajemen paket, alat-alat yang dimaksudkan untuk mencari, menginstal dan sebaliknya memanipulasi paket perangkat lunak dari repositori.
       Sebagai contoh, banyak distribusi Linux menggunakan Advanced Packaging Tool yang umumnya ditemukan di distro berbasis Debian, atau yum yang biasa ditemukan di distro berbasis Red Hat. Ada juga beberapa sistem manajemen paket independen, seperti Pacman, digunakan dalam Arch Linux dan equo, ditemukan di Sabayon Linux.
Sebagian besar distribusi Linux mempunyai banyak repositori di seluruh dunia yang cermin repositori utama.
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
1. Masuk sebagai root
2. Sebelum memulainya,pastikan sudah memiliki ISO Debian yang
    diutuhkan,dan jangan lupa dtempatkan pada direktori /var/www/html
 Apabila belum punya ISO Debian, download terlebih dahulu
3. Selanjutnya kita instal paket-paket yang dibutuhkan
    # apt-get install apache2 rsync dpkg-dev
4. Buat direktori untuk tempat repo yang akan dibuat
    # mkdir /repo
    # mkdir /media/dvd1
    # mkdir /media/dvd2
    # mkdir /media/dvd3
    # mkdir -p /repo/pool
    # mkdir -p /repo/dists/jessie/main/binary-amd64
    # mkdir -p /repo/dists/jessie/main/source
5. Kemudian kita mount file ISO-nyadari DVD 1 sampai 3
    # mount -o loop debian-8.1.0-amd64-DVD-1.iso /media/dvd1
    # mount -o loop debian-8.1.0-amd64-DVD-2.iso /media/dvd2
    # mount -o loop debian-8.1.0-amd64-DVD-3.iso /media/dvd3
6. Selanjutnya kita me-rsync semua DVD, dengan perintah
    # rsync -avH /media/dvd1/pool/ /repo/pool
Proses ini memakan waktu lama
Tunggu proses selesai A-Z
    # rsync -avH /media/dvd2/pool/ /repo/pool
    # rsync -avH /media/dvd2/pool/ /repo/pool
7. Setelah itu lanjutkan dengan mendeteksi dan mendaftarkan seluruh paket
    yang ada dengan perintah
    # cd /repo
    # dpkg-scanpackages . /dev/null -9c > Packages.gz
    # dpkg-scansources . /dev/null -9c > Sources.gz
8. Selanjutnya kita link repo ke /var/www/htm dengan nama debian, dengan
    perintah
9. Selanjutnya edit file pada client atau pada server itu
    sendiri dengan perintah seperti dibawah ini
    # /etc/apt/sources.list

10. Kemudian kita update, karena sudah mengganti repositorynya


                               Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat

Saturday, August 22, 2015

DNS SERVER

DNS atau Domain Name System
Merupakan sebuah server yang berfungsi menangani translasi penamaan host-host kedalam IP Address, begitu juga sebaliknya dalam menangani translasi dari IP Address ke Hostname/Domain. Dalam dunia internet, komputer berkomunikasi satu sama lain dengan mengenali IP Address-nya, bukan domainnya. Akan tetapi, manusia jauh lebih sulit dalam mengingat angka-angka dibanding dengan huruf. Contohnya saja, lebih mudah mana mengetikkan alamat ip 192.168.32.2 di browser dibandingkan dengan mengetik domain www.google.com saja? Tentunya lebih mudahmengingat yang www.google.com bukan? Untuk itulah DNS Server dibuat,dimana alamat IP akan diubah menjadi domain, begitu pula sebaliknya. Aplikasi DNS yang paling sering digunakan di debian adalah bind9.

Langkah-langkah installasi DNS yaitu:
1. Install bind9, dengan perintah
    # apt-get install bind9
 Kemudian tekan "y" untuk melanjutkan
2. Pindah direktory filenya
 
3. Edit file named.conf.local
    Tambahkan baris dibawah ini 
    zone "yulis.org" {
        type master ;
        file "/etc/bind/db.yulis" ;
   };

   zone "31.168.192.in-addr.arpa" {
        type master ;
        file "/etc/bind/db.192" ;
  };
 
   dan sesuaikan.Baris diatas ditambahkan setelah kalimat ini ->  //include "/etc/bind/zones.rfc1918"
 4. Salin filenya untuk mempermudah
 5. Selanjutnya kita edit filenya, dengan perintah
     # nano db.yulis
 Tambahkan baris seperti dibawah ini dan sesuaikan.
 6. Edit file db.192 dengan perintah
     # nano db.192

 7. Restart bind9
     # /etc/init.d/bind9/restart
 Pastikan tidak muncul pesan erorr dan fieldnya
8. Jika sudah berhasil merestart silahkan anda periksa file /etc/resolv.conf,
    dengan perintah
   # nano /etc/resolv.conf
 Lalu tambahkan IP Server seperti dibawah ini
 9. Mencoba dan memeriksa DNS apakah dns anda sudah jalan atau belum
     pertama anda test langsung di server dengan perintah,
     # nslookup yulis.ypekroya.sch.id
     Apabila muncul pesan seperti dibawah ini
 Kita lakukan install dnsutils, dengan perintah
# apt-get install dnsutils
 Tekan "y" untuk melanjutkan
 Tekan "y" lagi untuk verifikasi install
 10. Coba lagi untuk memeriksa dnsnya
       # nslookup yulis.ypekroya.sch.id
      Kita coba dengan yang lain
      # nslookup www.yulis.ypekroya.sch.id
      # nslookup ftp.yulis.ypekroya.sch.id
 11. Kita coba cek di web browser


Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat

Prinsip Dasar Akuntansi (macam-macam bidang akuntansi)

 Macam-macam bidang akuntansi seperti berikut 1. Akuntan Publik               Pemeriksaan laporan keuangan (auditing) adalah bidang pekerjaa...