BLC Telkom Klaten

Tuesday, June 23, 2015

Mengenal Sedikit Jaringan Komputer dan OSI LAYER

Assalamu'alaikum Wr. Wb

Pelatihan kali ini saya jadi bertambah ilmu. Saya akan berbagi materi ke kalian semua semoga bermanfaat.
PENGERTIAN JARINGAN

Pengertian jaringan
Jaringan adalah hubungan antara dua komputer yang saling terhubungan sehingga membentuk suatu kejadian yang timbal balik yang bersifat menyeluruh.

  • Kelebihan dan kekurangan itulah yang membuat suatu aringan komputer bisa terjadi kondisi yang baik atau tidak. Apakah baik-baik saja. Atau malah sering terjadi kesalahan-kesalahan
    A. Kelebihan jaringan kompuer
      - Dapat berbagi sumber daya
      - Dapat bertukar informasi
      - Dapat berbagi data atau dapat berbagi pakai

          B. Kekurangan jaringan komputer


                    - Sering terjdi tabrakan data
                    - Biaya operasionalnya yang mahal



  • Peralatan komputer
      Komputer bisa dikatakan kompuer apabila sudah mempunyai peralatan-peralatan
      yang cukup dan terhubung dengan komponen-komponennya.


          Misalnya: Di dalam kompuer kan ada Hardisk, lha hardisk disitu agar
          bisa terbaca di dalam komputer itu harus ada kabel USB. Begitu dengan komponen-komponen  
          lainnya.





 Jadi peralatan komputer atau komponen komputer bisa berupa:

  1. Kabel-kabel
  2. Hard disk
  3. RAM
  4. Mother Board
  5. Power Suply
  6. CD Room
  7. Hatsing dll
OSI LAYER


  • OSI LAYER
    Menurut saya, Osi layer merupakan Mengirim pesan dari satu jaringan ke jaringan yang lain merupakan proses yang sangat kompleks. Sedikit cerita terbentuknya OSI, pada tahun 1977
    suatu subcommittee dari International Organization for Standarddization
    (ISO) mulai bekerja untuk membuat beberapa set standard untuk
    memfasilitasi komunikasi jaringan. Pekerjaan ini selesai pada tahun 1984
    dan dikenal sebagai model referensi OSI (Open System Interconnection. Model OSI ini merupakan metoda yang paling luas digunakan untuk menjelaskan komunikasi jaringan.

        Berikut ini adalah 7 model layer OSI
            OSI yang merupakan model referensi dan bukan suatu model fisik membagi tugas-tugas jaringan kedalam 7 layer





         Physichal layer merupakan layer pertama, akan tetapi biasa dalam model referensi ini ditumpuk pada layer paling bawah untuk menekankan bagaimana suatu pesan di kirim melalui jaringan.



         Untuk lebih jelasnya berikut akan dijelaskan secara singkat masing-

masing layer OSI dan gue coba analogikan dengan konsep sederhana dari

kehidupan kita.



Layer 7: Layer Application 
 

         Layer 7 adalah layer Applikasi mendifinisikan interface antara software-

software atau applikasi yang berkomunikasi keluar dari komputer dimana

aplikasi tersebut berada. Layer ini menjelaskan aturan-aturan untuk yang

berikut:

1. Penyediaan layanan jaringan

2. Penawaran – pengiklanan layanan jaringan

3. Pengaksesan layanan jaringan 

 

        Contoh berikut adalah protocol-protocol yang mengimplementasikan aturan

layer Application.

1. Netware’s services advertising protocol (SAP)

2. TCP/IP Network File System (NFS)
3. TCP/IP Simple Mail Transfer Protocol (SMTP); Telnet; HTTP; FTP

4. Termasuk dalam contoh ini adalah file; print



Layer 6: Layer Presentasi 
 

         Layer 6 adalah layer presentation dimana tujuan utamanya adalah

mendefinisikan format data seperti text ASCII, text EBCDIC, binary, BCD

dan juga jpeg. Enkripsi juga didefinisikan dalam layer 6 ini. Layer

Presentation menspesifikasikan aturan-2 untuk yang berikut:

1. Penterjemahan Data

2. Enkripsi dan kompresi data



        Protocol-2 berikut adalah contoh yang mengimplementasikan aturan layer Presentation

1. Netware Core Protocol (NCP)

2. AppleTalk Filing Protocol (AFP)





Layer 5: Layer Session
 

         Session layer ini mendefinisikan bagaimana memulai, mengontrol, dan

mengakhiri suatu percakapan (disebut session).Hal ini termasuk dalam

kendali dan manajemen dari berbagai pesan bidirectional sehingga aplikasi

bisa menyertakan suatu sinyal pemberitahuan atau notifikasi jika beberapa

pesan telah lengkap. Layer ke lima Session menspesifikasikan aturan-2

berikut:

1. Pengendalian sesi komunikasi antara dua piranti

2. Membuat; mengelola; dan melepas koneksi



 

        Yang berikut adalah protocol yang menimplementasikan layer session

model OSI:

1. Netware’s Servise Advertising Protocol (SAP)

2. TCP/IP remote procedure call (RPC)

3. SQL; NFS; NetBIOS names; AppleTalk ASP; DECnet SCP



        Contoh sederhana analoginya adalah operator telpon.Jika anda mau

menelpon suatu nomor sementara anda tidak tahu nomornya, maka anda

bisa nanya ke operator.Layer session ini analoginya yach kayak operator

telpon gitu.



Layer 4: layer Transport 
    

         Layer 4 (Transport layer) lebih fokus pada masalah yang berhubungan

dengan pengiriman data kepada komputer lain seperti proses memperaiki

suatu kesalahan atau error recovery, segmentasi dari blok data dari

aplikasi yang besar kedalam potongan kecil-2 untuk di kirim, dan pada sisi

komputer penerima potongan-2 tersebut disusun kembali.



Layer OSI ke 4 ini menspesifikasikan aturan-2 untuk yang berikut:

1. Menyembunyikan struktur jaringan dari layer diatasnya

2. Pemberitahuan kalau data pesan telah diterima

3. Menjamin kehandalan, pengiriman pesan bebas kesalahan



       Contoh-2 berikut adalah protocol-2 yg mengimplementasikan aturan layer

transport

1. Netware’s Sequence Packet Exchange (SPX) protocol

2. TCP/IP’s Transmision Control Protocol (TCP)

3. TCP/IP’s Domain Name System (DNS)



Layer ke 3: Layer Network 
 

        Layer Network dari model OSI ini mendefinisikan pengiriman paket dari ujung-ke-ujung.

Untuk melengkapi pekerjaan ini, Network layer mendefinisikan logical address sehingga setiap titik ujung perangkat yang berkomunikasi bisa diidentifikasi. Layer ini juga mendefinisikan bagaimana routing bekerja dan bagaimana jalur dipelajari sehingga semua paket bisa dikirim.



Layer Network menspesifikasikan aturan-2 untuk yang berikut:

1. Data routing antar banyak jaringan

2. Frakmentasi dan membentuk ulang data

3. Identifikasi segmen kabel jaringan



Protocol-2 berikut menerapkan aturan layer Network

1. Netware’s Internetwork Packet Exchange (IPX) Protocol

2. TCP/IP’s Internet Protocol (IP); AppleTalk DDP



         Analogi dari layer ini tugasnya mengirim surat atau paket ke kota atau kode

pos tertentu, tidak langsung di kirim ke alamat tujuan. Layer ini sangat

penting dalam jaringan yang kompleks, dimana layer Network mengirim

data paket ke jaringan logical.Router berfungsi pada layer ini.







Layer ke 2: Data link layer 
 

Layer Data link menspesifikasikan aturan berikut:

1. Koordinasi bits kedalam kelompok-2 logical dari suatu informasi

2. Mendeteksi dan terkadang juga memperbaiki kesalahan

3. Mengendalikan aliran data



Layer ke 1: Layer Physical 
 

          Layer Physical dari model OSI ini berhubungan dengan karakteristik dari

media transmisi.Contoh-2 spesifikasi dari konektor, pin, pemakaian pin,

arus listrik, encoding dan modulasi cahaya. Biasanya dalam menyelesaikan

semua detail dari layer Physical ini melibatkan banyak spesifikasi. 

Layer ini menspesifikasikan aturan-aturan sebagai berikut:
1. Struktur fisik suatu jaringan missal bentuk konektor dan aturan pin

pada konektor kabel RJ-45. Ethernet dan standard 802.3

mendefinisikan pemakaian dari kabel pin ke 1,2,3 dan 6 yang

dipakai dalam kabel Cat 5 dengan konektor Rj-45 untuk koneksi

Ethernet.

2. Aturan mekanis dan elektris dalam pemakaian medium transmisi

3. Protocol Ethernet seperti IBM Token ring; AppleTalk

4. Fiber Distributed Data Interface (FDDI) EIA / TIA-232; V.35,

EIA/TIA-449, RJ-45, Ethernet, 802.3, 802.5, B8ZS

5. Sinkronisasi sinyal-2 elektrik melalui jaringan

6. Encoding data secara electronic



        Untuk memudahkan anda mengingat model OSI ini gunakan kalimat
berikut:

Aku (Application)

Punya (Presentation)

Susu (Session)

Telor (Transport)

MiNum (Network)

Dalam (Data)


Terimakasih dan Semoga Bermanfaat

Kabel UTP

Membuat Kabel UTP

Assalamu'alaikum Wr. Wb
Bissmilahirrohmanirrohim.

Hy, bertemu lagi dengan posting saya. kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang pengertian kabel UTP.

Kabel UTP itu di bagi menjadi dua yaitu:
  1.  Kabel Straight
  2.  Kabel Cross
A.  Pengertian
          Kabel Straight adalah suatu kabel yang menghubungkan kedua
      komponen  yang berbeda. Misalnya:
                                                        1. PC dengan Komputer
                                                        2. PC dengan HUB
                                                        3. Switch dengan Router

          Kabel Straight merupakan kabel yang mudah dibuat dan mudah           dihafalkan urutannya. Karena warna yang digunakan adalah warna pelangi.

Berikut adalah urutan kabel Straight
  • Orange putih = OP
  • Orange = O
  • Hijau putih = HP
  • Biru = B
  • Biru putih = BP
  • Hijau = H
  • Coklat putih = CP
  • Coklat= C
 Nah sekarang kita tinggal membuat kabel utp straight, setelah kita mengetahui urutannya dan kegunaannya kita tinggal membuatnya. Caranya gampang....
Untuk pemasangan kabel UTP, terdapat 2 jenis yang umum di gunakan yaitu:
A. Kabel Straight
  1.   Kabel Straight adalah kabel yang cara pemasangan sama antara kedua ujungnya. berikut gambar urutan kabel straight.
  2. kabel jaringan model straight
    Kabel Straight digunakan untuk menghubungkan suatu perangkat dengan jenis berbeda, contohnya yaitu:
  • menghubungkan antara komputer dengan switch
  • menghubungkan antara switch dengan router
  • dan lain sebagainya
Untuk membuat kabel straight diperlukan bahan-bahan sebagai berikut:
  • Kabel UTP
    Hasil gambar untuk kabel utp
  • Konektor RJ-45
  • Tang Crimping
  • LAN tester Rj-45

Langkah-langkah pembuatan kabel Straight
  1. kupas bagian ujung kabel utp(saran saya pengupasannya agak panjang, kira-kira 5cm) ini dimaksudkan untuk mempermudah pengurutan kabel.
    <pengupasan kabel dapat di lakukan dengan fasilitan tang krimping>
  2.  Urutkan kabel(menurut saran saya)
      • pertama, urutkan kabel yang masih default,
        (OP,O) ditempatkan paling kiri
        (CP,C) ditempatkan paling kanan
        (HP,H) ditempatkan sebelah kanan (OP,O)
        (BP,B) ditempatkan sebelah kiri (CP,C)
        jika sudah, luruskan kabel.nya per pasang
      • kedua, pisahkan kabel yang berpasangan menjadi sendirian. kemudian luruskan lagi
      • ketiga, urutkan kabel yang tepat,
      • pegang kabel yang sudah urut dengan tangan kanan(jangan dilepas sampai kabel dimasukan ke konektor)
      • potong kabel yang sudah urut tersebut dengan tang crimping ( kira-kira 2cm)
      • ambil konektor lalu masukan kabel tersebut kedalam konektor seperti gambar dibawah ini
      • pastikan urutan kabel dan pemasangan sudah benar(kabel tidak ada yang kurang masuk)
      • jika sudah yakin, kancingkan konektor dengan kabel(masukan konektor yang sudah dimasukan tadi kedalam tang crimping) lepaskan kabel dari tangan dan pegang tang krimping dengan kedua tangan dan kancingkan(tekan tang crimping dengan kuat)
      • jika sudah, lakukan pada ujung kabel yang satunya
  3. Jika semua hal yang diatas telah selesai, tes kabel dengan LAN tester Rj-45
    jika dalam tes tersebut indikator pada LAN tester nyala semua(no 1-8) maka kabel tersebut sudah benar)
    dan jika indikator pada LAN tester tidak nyala dengan benar(tidak hidup/ urutan salah) maka cek kabel lagi, dan ulangi lagi. 
B. Kabel Cross
     Untuk kabel Cross ini, saya belum paham betul, mungkin lain kali saya akan posting lagi

Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat

WIRELESS CONCEPT

Wireless Concept



Assalamu'alaikum Wr.Wb




Kali ini saya akan berbagi tentang wireless concept.  
Apa maksud dari wireless concept? 
Pendapat saya : wireless concept adalah suatu konsep yang dimiliki oleh wireless, konsep wireless adalah suatu ketentuan-ketentuan yang dimiliki oleh wireless.

Disini saya akan share tentang Wireless LAN 802.11

Wireless LAN 802.11 memiliki beberapa jenis, yaitu

1. 802.11 - 2.4Ghz

    Maksudnya adalah wireless pada jenis ini memiliki frekuensi 2.4Ghz
    Terdapat macam-macam wireless 802.11 dengan frekuensi 2.4Ghz
    Diantaranya:

  • 802.11-b : wireless LAN yang memiliki kecepatan transfer data sampai 11Mbps
  • 802.11-b/g : wireless LAN yang memiliki kecepatan transfer data sampai 54Mbps
  • 802.11-b/g/n : wireless LAN yang memiliki kecepatan transfer data sampai 300Mbps
2. 802.11 - 5Ghz
    Maksudnya adalah wireless pada jenis ini memiliki frekuensi 5Ghz
    Terdapat macam-macam wireless 802.11 dengan frekuensi 5Ghz
    Diantaranya:

  • 802.11-a/g : wireless LAN yang memiliki kecepatan transfer data sampai 54Mbps
  • 802.11-a/g/n : wireless LAN yang memiliki kecepatan transfer data sampai 300Mbps
     Ketika kita berbicara mengenai Wireless LAN, tentu saja kita harus mengetahui tentang Kaidah dalam Wireless LAN, mengapa demikian? karena kita tidak boleh membangun wireless LAN sembarangan, jika sembarangan maka kita tidak menghasilkan hasil yang kita inginkan

Berikut Kaidah Wireless LAN
Kaidah Wireless =

    • TX Power                     : Daya pancar Signal Wireless
    • RX Sensivity                 : Sensitifitas wireless dalam menerima signal
    • Loosess                        : Hambatan Karena Kabel dan Konektor
    • EIRP                             : Daya pancar total beserta Antena
    • FSL (Free Space Loss) : Hambatan udara
     Ketika kita akan membangun Antena wireless di luar maka kita harus memperhatikan hal berikut ini :
1. Hambatan dan Penghalang   ( Line of Sight )
2. Media rambat Frequency      ( Freznel Zone )
3. Penghalang WLan jarak jauh( Lengkung Bumi)

     Di luar ruangan Wireless LAN harus memenuhi prinsip Line of Sight
mengapa demikian?
karena jika Wireless LAN ditempatkan di tempat yang terdapat hambatan dan Wireless LAN tersebut pada ketinggian di bawah ketinggian hambatan dan penghalang, maka jaringan tersebut tidak optimal.

     Kali ini saya akan berbagi pengalaman saya mengenai cara menghitung Line of Sight(LOS).


     Jika kita akan menghitung prinsip Line of Sight, kita dapat menghitungnya dengan cara menghitung online, dengan membuka situs  hhtp://www.mikrotik.co.id/test_power.php
1. Survey Lokasi
    Survey Lokasi dapat dilakukan menggunakan Aplikasi Google Earth
    Di Aplikasi tersebut kita dapat menemukan lokasi dan menghitung jarak  antar lokasi yang akan dibangun antena wireless LAN
Google earth pada linux mint dapat di install melalui Terminal.
a. masukan perintah "sudo dpkg --add-architecture i386 && sudo apt-get update"
b. masukan  perintah "sudo apt-get install ia32-libs
c. masukan perintah "sudo apt-get install googleearth-package
d. masukan perintah "sudo apt-get install google-earth-stable:i386"

2. Jika sudah mengetahui jarak dan rata-rata tinggi hambatan atau penghalang, kita masukan data tersebut di sini mikrotik



klik hitung

maka hasilnya akan muncul





3. Jika sudah menemukan tinggi minumum antena, maka kita tinggal membangun antena tersebut sesuai dengan hasil yang tadi kita hitung.


Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat

Monday, June 22, 2015

Perintah Dasar Linux

Command Line

      Seperti halnya bila kita mengetikkan perintah di DOS, command line atau baris perintah di Linux juga diketikkan di prompt dan diakhiri enter untuk mengeksekusi perintah tersebut. Baris perintah merupakan cara yang lebih efisien untuk melakukan sesuatu pekerjaan oleh karena itu pemakai Linux tetap mengandalkan cara ini untuk bekerja. Sebaiknya pemula juga harus mengetahui dan sedikitnya pernah menggunanakan perintah baris ini karena suatu saat pengetahuan akan perintah-perintah ini bisa sangat diperlukan.
Saya mengumpulkan beberapa perintah dasar yang mungkin kelak akan sering digunakan terutama oleh para pemula. Perhatian: pengetahuan akan perintah-perintah yang lain akan segera bertambah seiring dengan kemajuan Anda menguasai sistem operasi Linux ini.

     Penjelasan masing-masing perintah akan dipersingkat saja dan untuk mengetahui lebih detail lagi fungsi-fungsi suatu perintah, Anda dapat melihat manualnya, misalnya dengan mengetikkan perintah man:
$ man ls
Manual tersebut akan menampilkan bagaimana cara penggunaan perintah ls, itu secara lengkap.

Daftar Perintah Menurut Alfabet
& adduser alias bg cat cd chgrp chmod chown
cp fg find grep gzip halt hostname kill less
login logout ls man mesg mkdir more mount mv
passwd pwd rm rmdir shutdown su tail talk tar
umount unalias unzip wall who xhost + xset zip
& index
Perintah & dipakai dibelakang perintah lain dan menjalankannya di background. Tujuannya adalah untuk membebaskan shell agar bisa dipergunakan menjalankan proses-proses yang lain. Lihat juga perintah bg dan fg.
adduser index
Biasanya hanya dilakukan oleh root untuk menambahkan user atau account yg baru. Setelah perintah ini bisa dilanjutkan dengan perintah passwd, yaitu perintah untuk membuat password bagi user tersebut.
# adduser udin
# passwd udin
Selanjutnya Anda akan diminta memasukkan password untuk user udin. Isikan password untuk udin dua kali dengan kata yang sama.
alias index
Digunakan untuk memberi nama lain dari sebuah perintah. Misalnya bila Anda ingin perintah ls dapat juga dijalankandengan mengetikkan perintah dir, maka buatlah aliasnya sbb:
$ alias dir=ls
Untuk melihat perintah-perintah apa saja yang mempunyai nama lain saat itu, cukup ketikkan alias. Lihat juga perintah unalias.
bg index
Untuk memaksa sebuah proses yang dihentikan sementara(suspend) agar berjalan di background. Misalnya Anda sedang menjalankan sebuah perintah di foreground (tanpa diakhiri perintah &) dan suatu saat Anda membutuhkan shell tersebut maka Anda dapat memberhentikan sementara perintah tersebut dengan Ctrl-Z kemudian ketikan perintah bg untuk menjalakannya di background. Dengan cara ini Anda telah membebaskanshell tapi tetap mempertahankan perintah lama berjalan di background. Lihat juga perintah fg.
cat index
Menampilkan isi dari sebuah file di layar.
$ cat namafile
cd index
Change Directory atau untuk berpindah direktori dan saya kira Anda tidak akan menemui kesulitan menggunakan perintah ini karena cara penggunaanya mirip dengan perintah cd di DOS.
chgrp index
Perintah ini digunakan untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori. Misalnya untuk memberi ijin pada kelompok atau grup agar dapat mengakses suatu file. Sintaks penulisannya adalah sbb:
# chgrp <grup baru> <file>
chmod index
Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori. Anda dapat menggunakan sistem numeric coding atau sistem letter coding. Ada tiga jenis permission/perijinan yang dapat dirubah yaitu r untuk read, w untuk write dan x untuk execute.
Dengan menggunakan letter coding, Anda dapat merubah permission diatas untuk masing-masing u (user), g (group), o (other) dan a (all) dengan hanya memberi tanda plus (+) untuk menambah ijin dan tanda minus (-) untuk mencabut ijin.
Misalnya untuk memberikan ijin baca dan eksekusi file coba1 kepada owner dan group, perintahnya adalah:
$ chmod ug+rx coba1
Untuk mencabut ijin-ijin tersebut:
$ chmod ug-rx coba1
Dengan menggunakan sitem numeric coding, permission untukuser, group dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka, 4, 2 dan 1 dimana 4 (read), 2 (write) dan 1 (execute).
Misalnya untuk memberikan ijin baca(4), tulis(2) dan eksekusi(1) file coba2 kepada owner, perintahnya adalah:
$ chmod 700 coba2
Contoh lain, untuk memberi ijin baca(4) dan tulis(2) file coba3 kepada user, baca(4) saja kepada group dan other, perintahnya adalah:
$ chmod 644 coba3
chown index
Merubah user ID (owner) sebuah file atau direktori
$ chown <user id> <file>
cp index
Untuk menyalin file atau copy. Misalnya untuk menyalin file1 menjadi file2:
 $ cp <file1> <file2>
fg index
Mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementar(suspend) agar berjalan kembali di foreground. Lihat juga perintah bg diatas.
find index
Untuk menemukan dimana letak sebuah file. Perintah ini akan mencari file sesuai dengan kriteria yang Anda tentukan. Sintaksnya adalah perintah itu sendiri diikuti dengan nama direktori awal pencarian, kemudian nama file (bisa menggunakan wildcard, metacharacters) dan terakhir menentukan bagaimana hasil pencarian itu akan ditampilkan. Misalnya akan dicari semua file yang berakhiran .doc di current direktori serta tampilkan hasilnya di layar:
$ find . -name *.doc -print
. /public/docs/account.doc
. /public/docs/balance.doc
. /public/docs/statistik/prospek.doc
./public/docs/statistik/presconf.doc
grep index
Global regular expresion parse atau grep adalah perintah untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan.
$ grep <teks> <file>
Misalnya akan dicari file-file yang mengandung teks marginal di current direktori:
$ grep marginal <file>
diferent.doc: Catatan: perkataan marginal luas dipergunakan di dalam ilmu ekonomi
prob.rtf: oleh fungsi hasil marginal dan fungsi biaya marginal jika fungsi
prob.rtf: jika biaya marginal dan hasil marginal diketahui maka biaya total
  
gzip index
Ini adalah software kompresi zip versi GNU, fungsinya untuk mengkompresi sebuah file. Sintaksnya sangat sederhana:
 $ gzip <namafile>
Walaupun demikian Anda bisa memberikan parameter tertentu bila memerlukan kompresi file yang lebih baik, silakan melihat manual page-nya. Lihat juga file tar, unzip dan zip.
halt index
Perintah ini hanya bisa dijalankan oleh super useratau Anda harus login sebagai root. Perintah ini untuk memberitahu kernel supaya mematikan sistem atau shutdown.
hostname index
Untuk menampilkan host atau domain name sistem dan bisa pula digunakan untuk mengesset nama host sistem.
[flory@localhost docs] $ hostname
localhost.localdomain
kill index
Perintah ini akan mengirimkan sinyal ke sebuah proses yang kita tentukan. Tujuannya adalah menghentikan proses. $ kill <sinyal> <pid>
PID adalah nomor proses yang akan di hentikan.
less index
Fungsinya seperti perintah more.
login index
Untuk masuk ke sistem dengan memasukkan login ID atau dapat juga digunakan untuk berpindah dari user satu ke user lainnya.
logout index
Untuk keluar dari sistem.
ls index
Menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah dir di DOS. Anda dapat menggunakan beberapa option yang disediakan untuk mengatur tampilannya di layar. Bila Anda menjalankan perintah ini tanpa option maka akan ditampilkan seluruh file nonhidden(file tanpa awalan tanda titik) secara alfabet dan secara melebar mengisi kolom layar. Option -la artinya menampilkan seluruh file/all termasuk file hidden(file dengan awalan tanda titik) dengan format panjang.
man index
Untuk menampilkan manual page atau teks yang menjelaskan secara detail bagaimana cara penggunaan sebuah perintah. Perintah ini berguna sekali bila sewaktu-waktu Anda lupa atau tidak mengetahui fungsi dan cara menggunakan sebuah perintah. $ man <perintah>
mesg index
Perintah ini digunakan oleh user untuk memberikan ijin user lain menampilkan pesan dilayar terminal. Misalnya mesg Anda dalam posisi y maka user lain bisa menampilkan pesan di layar Anda dengan write atau talk. $ mesg y atau mesg n
Gunakan mesg n bila Anda tidak ingin diganggu dengan tampilan pesan-pesan dari user lain.
mkdir index
Membuat direktori baru, sama dengan perintah md di DOS.
more index
Mempaging halaman, seperti halnya less
mount index
Perintah ini akan me-mount filesystem ke suatu direktori atau mount-point yang telah ditentukan. Hanya superuser yang bisa menjalankan perintah ini. Untuk melihat filesystem apa saja beserta mount-pointnya saat itu, ketikkan perintah mount. Perintah ini dapat Anda pelajari di bab mengenai filesystem. Lihat juga perintah umount.
$ mount
/dev/hda3 on / type ext2 (rw)
none on /proc type proc (rw)
/dev/hda1 on /dos type vfat (rw)
/dev/hda4 on /usr type ext2 (rw)
none on /dev/pts type devpts (rw,mode=0622)
mv index
Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Bila argumen yang kedua berupa sebuah direktori maka mv akan memindahkan file ke direktori tersebut. Bila kedua argumen berupa file maka nama file pertama akan menimpa file kedua. Akan terjadi kesalahan bila Anda memasukkan lebih dari dua argumen kecuali argumen terakhir berupa sebuah direktori.
passwd index
Digunakan untuk mengganti password. Anda akan selalu diminta mengisikan password lama dan selanjutnya akan diminta mengisikan password baru sebanyak dua kali. Password sedikitnya terdiri dari enam karakter dan sedikitnya mengandung sebuah karakter.
pwd index
Menampilkan nama direktori dimana Anda saat itu sedang berada.
rm index
Untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktori. Gunakan secara hati-hati perintah ini terutama dengan option -r yang secara rekursif dapat mengapus seluruh file.
rmdir index
Untuk menghapus direktori kosong.
shutdown index
Perintah ini untuk mematikan sistem, seperti perintah halt. Pada beberapa sistem anda bisa menghentikan komputer dengan perintah shutdown -h now dan merestart sistem dengan perintah shutdown -r now atau dengan kombinasi tombol Ctr-Alt-Del.
su index
Untuk login sementara sebagai user lain. Bila user ID tidak disertakan maka komputer menganggap Anda ingin login sementara sebagai super user atau root. Bila Anda bukan root dan user lain itu memiliki password maka Anda harus memasukkan passwordnya dengan benar. Tapi bila Anda adalah root maka Anda dapat login sebagai user lain tanpa perlu mengetahui password user tersebut.
tail index
Menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file. Default baris yang ditampilkan adalah 10 tapi Anda bisa menentukan sendiri berapa baris yang ingin ditampilkan: $ tail <jumlah baris> <file file ....>
talk index
Untuk mengadakan percakapan melalui terminal. Input dari terminal Anda akan disalin di terminal user lain, begitu sebaliknya.
tar index
Menyimpan dan mengekstrak file dari media seperti tape drive atau hard disk. File arsip tersebut sering disebut sebagai file tar. Sintaknya sebagai berikut: $ tar <aksi> <option> <file atau direktori>
umount index
Adalah kebalikan dari perintah mount, yaitu untuk meng-unmount filesystem dari mount-pointnya. Setelah perintah ini dijalankan direktori yang menjadi mount-point tidak lagi bisa digunakan. # umount <filesystem>
unalias index
Kebalikan dari perintah alias, perintah ini akan membatalkan sebuah alias. Jadi untuk membatalkan alias dir seperti telah dicontohkan diatas, gunakan perintah: $ unalias dir
unzip index
Digunakan untuk mengekstrak atau menguraikan file yang dikompres dengan zip. Sintaknya sederhana dan akan mengekstrak file yang anda tentukan:
$ unzip <namafile>
Lihat juga perintah-perintah gzip dan unzip.
wall index
Mengirimkan pesan dan menampilkannya di terminal tiap user yang sedang login. Perintah ini berguna bagi superuser atau root untuk memberikan peringatan ke seluruh user, misalnya pemberitahuan bahwa server sesaat lagi akan dimatikan. # who Dear, everyone..... segera simpan pekerjaan kalian, server akan saya matikan 10 menit lagi.
who index
Untuk menampilkan siapa saja yang sedang login. Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai login name, jenis terminal, waktu login dan remote hostname untuk setiap user yang saat itu sedang login. Misalnya:
$ who
root ttyp0 May 22 11:44
flory ttyp2 May 22 11:59
pooh ttyp3 May 22 12:08
xhost + index
Perintah ini digunakan untuk memberi akses atau menghapus akses(xhost -) host atau user ke sebuah server X.
xset index
Perintah ini untuk mengeset beberapa option di X Window seperti bunyi bel, kecepatan mouse, font, parameter screen saver dan sebagainya. Misalnya bunyi bel dan kecepatan mouse dapat Anda set menggunakan perintah ini:
$ xset b <volume> <frekuensi> <durasi dalam milidetik>
$ xset m <akselerasi> <threshold>
zip index
Perintah ini akan membuat dan menambahkan file ke dalam file arsip zip. Lihat juga perintah gzip dan unzip.


sumber: linux

Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat

Prinsip Dasar Akuntansi (macam-macam bidang akuntansi)

 Macam-macam bidang akuntansi seperti berikut 1. Akuntan Publik               Pemeriksaan laporan keuangan (auditing) adalah bidang pekerjaa...