BLC Telkom Klaten

Saturday, July 25, 2015

Sharing Bersama Teman-Teman BLC

Belajar Bersama Kami

Hari ini saya belajar setting dasar mikrotik bersama dengan teman-teman dari Gunung Kidul, Kroya, dan Papua. Kami belajar bersama mensetting mikrotik sebagai hotspot di lingkup sekolah. Karena kami dari berbagai wilayah, maka kita di tuntut untuk dapat berbicara bahasa indonesia.Kadang ada yang memakai bahasa jawa. Walaupun sudah terbiasa bahasa indonesia,memahami bahasa jawa ada yang mudah dipahami dan ada yang tidak mudah dipahami. Tidak apa-apa kan disini kita belajar dan berbagai ilmu.

Ini hasil Foto kegiatan kami.









Sumber : widya

Terimakasih dan Semoga Bermanfaat

MENGKONFIGURASI WEB PROXY

Melakukan dan Mengatur Hak Akses Client digunakan agar client apabila akan membuka situs yang akan dibuka tidak jadi atau client tidak bisa masuk dan tidak bisa mengakses.

Berikut ini adalah langkah-langkah untuk mengatur hak akses client :

  • Buka aplikasi winbox tekan tombol neightbor, namun pastikanlogin di isi dan passwordnya. Kemudian connectkan dengan IP karena mikrotiknya sdah mendapatkan IP.
  • Pilih menu IP -> Firewall
  • Selanjutnya kita masuk menu NAT, sesuaikan seperti dibawah ini, lalu apply dan ok
     
  • Selanjutnya kita masuk menu IP Web Proxy
  • Sesuaikan seperti dibawah ini, lalu kita Apply dan Access
     
  • Lalu kita masukkan alamat yang akan kita buat agar tidak bisa dibuka, jangan lupa ganti action dari allow menjadi deny, kemuadian kita Apply dan ok
  • Untuk langkah tersebut digunakan agar client tidak bisa membuka situs yang kita matikan.
     
  • Selanjutnya kita cek
     
    Dan untuk langkah dibawah ini kita akan membuat agar client tidak bisa mendownload file yang kita hidden.

  • Kita lakukan seperti langkah diatas hanya saja mengubah disaat menamai alamatnya seperti dibawah ini
  • Disini kita mengetikkan file apa yang akan kita buat agar tidak bisa didownload pada kolom path, dan jangan lupa action-nya.
     
  • Kemudian kita cek, dan seperti gambar dibawah ini yang tidak dapat diakses oleh client.
     

    Bersama : Mbah Suro dan Vresel

    Terimakasih dan Semoga Bermanfaat
     

Friday, July 24, 2015

CHMOD 777 dengan 755

Perbedaan chmod dan chown

Pada saat kita memberikan hak akses pada suatu direktory atau pada suatu file maka kita akan mengetikkan sytag:
chmod 777 atau chmod 755 Apa sih bedanya chmod 777 dengan chmod 755.
Dengan mengetikkan syntag:
ls -l maka kita dapat melihat file atau directory beserta atributnya.




Dari gambar diatas kita dapat melihat bahwa chmod ada bermacam-macam. Pada chmod 777 maka keterangannya akan tertulis
rwxrwxrwx
yang apabila kita terjemahkan dengan angka biner adalah sebagai berikut
rwx        rwx          rwx

111        111          111

4+2+1   4+2+1      4+2+1
    7               7                  7

sedangkan jika kita mengetikkan syntag chmod 755 maka pada keterangan akan tertulis
rwxr-xr-x
yang bila dibinerkan adalah
rwx          r-x        r-x
111         101       101

4+2+1    4+0+1    4+0+1

   7             5            5
Teman-teman sudah mengerti atau belum apa sih arti dari rwx?
r=read=4 -> permission untuk hak read / baca
w=write=2 -> permission untuk hak write / tulis
x=execute=1 -> permission untuk hak execute / menjalankan file executable

jadi jika kita mengetikkan chmod 777=rwxrwxrwx
 dan jika kita mengetikkan chmod 755=rwxr-xr-x
-tiga kolom rwx pertama menyatakan permission yg dimiliki owner file/direktori.
-tiga kolom rwx kedua menyatakan permission yg dimiliki group dari ownernya.
-tiga kolom rwx ketiga menyatakan permission yg dimiliki oleh other berarti disini selain owner dan grup.


Jadi kesimpulannya adalah pada chmod 777 berarti owner/pemiliknya,group dari ownernya dan other mendapatkan hak yang sama untuk bisa menulis, membaca serta mengeksekusi file tersebut. Sedangkan pada chmod 755 hanya owner yang dapat membaca,menulis serta mengeksekusinya dan group serta othernya hanya dapat membaca dan eksekusi namun tidak mempunyai hak untuk menulis.

 Sumber: safitri

Terimakasih dan Semoga Bermanfaat

Thursday, July 23, 2015

Setting Point to Point

 Cara Melakukan Setting point to point


Kali ini saya akan menjelaskan bagimana melakukan setting point to point. Berikut adalah langkah-langkahnya:
  1. Setting IP Address laptop secara manual.
  2. Jika kita belum membuat IP Address di laptop,kita buat dengan klik Add.
  3. Pilih Ethernet.
  4. Lalu create
  5. Kita ganti identitasnya,misalkan mencoba.
  6. Klik tanda panah bawah untuk mengetahui Mac Addressnya.
  7. Kita isikan IP Address laptop secara manual.
  8. Jika sudah, kita save.
  9. Kita konek yang sudah dibuat
    Contoh: Konekkan ke mencoba.
  10. Masuk ke winbox. Kita masuknya ke mac address karena belum punya IP sendiri.
  11. Klik system > identity untuk memberi identitas.
  12. Lalu kita isikan identitasnya. Misalkan mikrotik-mencoba.

  13. Masuk ke intefaces untuk mengaktifkan wlan dengan cara klik tanda centang<ceklist>
  14. Setelah itu, kita masuk ke wireless > security profile, lalu isikan passwordnya. Dan nama identitasnya bisa diganti.
  15. Kemudian disimpan dengan apply > ok.
  16. Kita ke wlan. Klik dua kali pada wlannya.
    - Modenya diganti station bridge.
    - Band diganti 20GHz-B/G.
    - Wireless Protocolnya any.
    - Security Profile yang sudah dibuat di security profile.
  17. Apply > scan untuk menscan hotspot yang sudah dibuat.
  18. Kita pilih hotspot yang sudah dibuat, misalkan latihan_blctelkom.
  19. Lalu connect.

  20. Masuk ke IP > DNS.
  21. Isikan DNS. Kita pakai DNS Mbah Suro Dhemit.
  22. Disimpan apply > ok.
  23. Masuk ke IP > Firewall > NAT > +.
    - Out interface: wlan.
    - Action: masquerade.
    -Disimpan.

  24. Masuk ke IP > DHCP Client.
  25. Interfacenya kita pilih wlan.
  26. Disimpan.
  27. Ke New terminal untuk ping ke google apakah sudah terhubung ke google atau belum.
     
Sumber : Widya
Terimakasih dan Semoga Bermanfaat

Wednesday, July 22, 2015

Mengkonfigurasi FreeNas

Setelah kita melakukan install FreeNas, kemudian akan menkonfigurasi. FreeNas dengan langkah-langkah berikut :

1. Masuk web browser, ketikkan IP FreeNas
2. Masuk menu General lalu kita masukkan IPv4 dan Timezone, lalu kita save

3.  Selanjutnya kita masuk menu Network, lalu kita sesuaikan


4. Kemudian kita masuk menu  System untuk  mengatur ntp

 5. Selanjutnya kita edit, ganti "0.freebsd.pool.org" menjadi "id.pool.ntp,org" dari 0 sampai 2.


Seperti ini :


6. Lalu kita ke menu plugin dan refresh, menunggu "icon" name muncul


7. Selanjutnya kita ke menu Storage, kita klik "Volume Manager"


8.  Kemudian kita beri nama Volume Name-nya, lalu add volume

Jika berhasih maka akan muncul tampilan seperti ini :
9. Kemudian kita masuk menu Sharing >Klik "UNIX (NFS)" > Add Unix


10. Selanjutnya kita sesuaikan seperti dibawah ini :


11. Klik yes


12. Selanjutnya kita klik "change permissions"

 
13. Selanjutnya kita ceklis semua kotak

14. Kemudian kita masuk ke proxmox dengan cara masuk browser lalu ketikkan IP Proxmox


15. Selanjutnya kita klik Add icon tanda arah panah bawah > NFS


16. Selanjutnya kita masukkan ID, IP pada kolom server, Export arah bawah, Content kita pilih semua lalu add


17. Selanjutnya kita cek.


Sumber : Ayuningtyas

Terimakasih dan Semoga Bermanfaat

Prinsip Dasar Akuntansi (macam-macam bidang akuntansi)

 Macam-macam bidang akuntansi seperti berikut 1. Akuntan Publik               Pemeriksaan laporan keuangan (auditing) adalah bidang pekerjaa...