BLC Telkom Klaten

Thursday, July 9, 2015

MAC ADDRESS


Pengertian MAC address 


MAC Address (Media Access Control Address) adalah sebuah alamat jaringan yang diimplementasikan pada lapisan data-link dalam tujuh lapisan model OSI, yang merepresentasikan sebuah node tertentu dalam jaringan. Dalam sebuah jaringan berbasis Ethernet, MAC address merupakan alamat yang unik yang memiliki panjang 48-bit (6 byte) yang mengidentifikasikan sebuah komputer, interface dalam sebuah router, atau node lainnya dalam jaringan. MAC Address juga sering disebut sebagai Ethernet address, physical address, atau hardware address. MAC Address mengizinkan perangkat-perangkat dalam jaringan agar dapat berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya. Dalam sebuah komputer, MAC address ditetapkan ke sebuah kartu jaringan (network interface card/NIC) yang digunakan untuk menghubungkan komputer yang bersangkutan ke jaringan. 

MAC Address umumnya tidak dapat diubah karena telah dimasukkan ke dalam ROM. Beberapa kartu jaringan menyediakan utilitas yang mengizinkan pengguna untuk mengubah MAC address, meski hal ini kurang disarankan. Jika dalam sebuah jaringan terdapat dua kartu jaringan yang memiliki MAC address yang sama, maka akan terjadi konflik alamat dan komputer pun tidak dapat saling berkomunikasi antara satu dengan lainnya. Beberapa kartu jaringan, seperti halnya kartu Token Ring mengharuskan pengguna untuk mengatur MAC address (tidak dimasukkan ke dalam ROM), sebelum dapat digunakan. MAC address memang harus unik, dan untuk itulah, Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) mengalokasikan blok-blok dalam MAC address. 24 bit pertama dari MAC address merepresentasikan siapa pembuat kartu tersebut, dan 24 bit sisanya merepresentasikan nomor kartu tersebut. Setiap kelompok 24 bit tersebut dapat direpresentasikan dengan menggunakan enam digit bilangan heksadesimal, sehingga menjadikan total 12 digit bilangan heksadesimal yang merepresentasikan keseluruhan MAC address.


Terimakasih dan Semoga Bermanfaat

Cara menambahkan max. upload pada owncloud

Login owncloud dahulu
    Kita lihat disini maximal uploadnya masih 2 MB
 

2. Kemudian kita edit dengan perintah
    #nano /etc/php5/apache2/php.ini


3.  Selanjutnya kita ganti upload max dan post max menjadi 200 M



4. Kemudian kita restart dengan perintah
    #/etc/init.d/apache2 restart


5. Selanjutnya kita masuk browser ke owncloud


6.  Kita cek, nah sudah 200 MB

Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat

Wednesday, July 8, 2015

Belajar K3 dan SOP dalam memanjat tower

 Belajar K3 dan SOP Saat Memanjat Tower


Dalam memanjat tower harus memperhatikan keamanan/ keselamatan kerja dan ada beberapa hal yang harus di perhatikan , diantaranya:
  1. Cuaca : kita harus memperhatikan cuca sekitar mendukung / tidaknya cuaca sangat berpengaruh saat kita sudah berada di atas tower dan jangan sesekalli melakukan memanjat tower saat mendung dan mulai turun hujan dan dan sering terlihat kilat karna hal itu sangat membahayakan keselamatan .
  2. Kondisi tower : sebelum melakukan pemanjatan pastikan terlebih dahulu cek kondisi tower yang akandi panjat. Apakah kondisi tower masih bagus / tidak dan tower masih berdiri tegak lurus / tidak dan juga cek kondisi kawat spaner yang menjadi inti kekuatan tower .
  3. Sabuk pengaman : pastikan saat memanjat tower menggunakan sabuk pengaman yang masih baik dan gunakan sabuk pengaman senyaman mungkin jangan terlalu kencang dan jangan terlalu kendor .
  4. Ketelitian : pastikan kita telah mempersiapkan apa yang kita butuhkan saat di atas agar tidak terjadi naik turun tower untuk mengambil barang yang ketinggalan karena hal itu akan membuat rasa capek .
  5. Konsentrasi dalam pekerjaan : kita harus konsentrasi dengan apapun yang kita lakukan saat berada di atas tower maupun saat proses memanjat tower contohnya jangan terlalu tegang dan jangan takut ketinggian .
Berikut ini adalah dokumentasi pemanjatan tower.



 







Terimakasih dan Semoga Bermanfaat

Tuesday, July 7, 2015

CMS ( Contentt Management System)

Pengertian dan Manfaat CMS


        Sistem manajemen konten (Inggris: content management system, disingkat CMS) adalah perangkat lunak yang digunakan untuk menambahkan atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs web. Umumnya, sebuah CMS (Content Management System) terdiri dari dua elemen:
  • aplikasi manajemen isi (Content Management Application, CMA)
  • aplikasi pengiriman isi (content delivery application, CDA)
        Elemen CMA digunakan untuk mengelola konten yang mungkin tidak memiliki pengetahuan mengenai HTML untuk mengelola pembuatan, pengubahan, dan penghapusan isi dari suatu situs web tanpa perlu memiliki keahlian sebagai seorang webmaster. Elemen CDA menggunakan dan menghimpun informasi-informasi yang sebelumnya telah ditambah, dikurangi atau diubah oleh pemilik situs web untuk memperbaharui situs web tersebut. Kemampuan atau fitur dari sebuah sistem CMS berbeda-beda. Walaupun begitu, kebanyakan dari perangkat lunak ini memiliki fitur publikasi berbasis Web, manajemen format, kontrol revisi, pembuatan indeks, pencarian, dan pengarsipan.

        CMS merupakan situs web yang menerapkan sistem ini berorientasi terhadap konten. Sudah bukan merupakan kendala yang berarti bagi manajemen atau humas suatu perusahaan/institusi/organisasi untuk memperbaharui situs webnya. Dengan hak akses dan otoritas masing-masing, setiap bagian dari perusahaan/intitusi/organisasi dapat memberikan kontribusinya kedalam website tanpa prosedur yang sulit.

        Pada umumnya sebuah CMS memiliki 2 bagian kategori yaitu bagian Front-end dan Back-end.
        Kecanggihan dan fitur masing-masing CMS bergantung pada CMS yang digunakan. Penggunaan sistem hirarki pengguna yang diterapkan CMS dalam hak aksesnyapun sangat bervariasi sesuai CMS masing-masing. Mulai dari level akses user anggota yang hanya dapat mengirimkan data tertentu berupa komentar, kemudian editor yang dapat mengirimkan suatu artikel/berita (untuk CMS yang menyediakan fasilitas ini), hingga level administrator yang dapat melakukan semua fitur yang ada.

         Keberadaan aplikasi gratisan di Internet dan juga komunitas sumber terbuka yang semakin menjamur ikut memberikan andil yang signifikan untuk menjadikan teknologi CMS menjadi murah dari segi harga akan tetapi dengan fitur-fitur yang semakin lengkap dan canggih. Dari segi biaya implementasi pembuatan CMS sangatlah murah apalagi jika dibandingkan dengan fitur-fitur dan kemudahan yang ditawarkan. Hal inilah yang akhirnya ikut mempopulerkan CMS dan akhirnya akan menggantikan semua website konvensional yang ada.
Salah satu perangkat lunak Content Management System yang dikenal luas yaitu MediaWiki, perangkat lunak yang dipakai di Wikipedia dan proyek-proyek sejenis.

Perangkat lunak CMS

Pemanfaatan CMS

  • Situs web perusahaan, bisnis, organisasi atau komunitas.
  • Portal
  • Galeri foto
  • Aplikasi E-Commerce.
  • Mengelola website pribadi/ blog.
  • Situs web pembelajaran daring (Inggris: e-learning)
Sumber "https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_manajemen_konten"


Terimakasih dan Semoga Bermanfaat

Monday, July 6, 2015

RADIO STREAMING

Radio Streaming


    Icecast adalah server media streaming yang saat ini mendukung Ogg (Vorbis dan Theora), Opus, WebM dan MP3 audio stream. Hal ini dapat digunakan untuk membuat stasiun radio internet atau jukebox berjalan pribadi dan banyak hal di antaranya. Hal ini sangat serbaguna dalam bahwa format baru dapat ditambahkan relatif mudah dan mendukung standar terbuka untuk komunikasi dan interaksi.

Berikut adalah langkah-langkah untuk menginstall icecast sebagai berikut:

1. Menginstall icecast
    #apt-get install icecast, kemudian tekan (y) untuk setuju untuk melanjutkan.
2. Muncul tampilan seperti dibawah ini tekan yes untuk configurasi icecast
3. Masukan hostname
3. Masukan pastword untuk source
4. Masukan pastword lagi untuk relay
5. Masukan pastword lagi untuk memastikandministration
6. Edit file dengan  perintah #nano /etc/icecast2/icecast.xml
Muncul tampilan seperti dibawah ini
  Kemudian sesuaikan dengan kotak dialog dibawah ini dengan benar
Selanjutnya samakan kembali seperti tampilan dibawah ini dan sesuaikan hostnamenya
Tekan lagi kebawah dan cari kalimat seperti dibawah ini dan samakan dengan tampilan dibawah ini dan ganti pada mount denga radio
Selanjutnya samakan lagi seperti yang di atas ganti mount dengan radio
Simpan dengan menekan ctrl+x dan tekan y
7. Lalu edit file dengan perintah #nano /etc/default/icecast. Muncul tampilan    dibawah ini. Pada bagian paling akhir dibawah kalimat ENABLE=false
Ganti menjadi ENABLE=true
Simpan dengan ctrl+x dan y

8. Restart icecast2
9. masuk ke web browser, dan ketikan IP Server dengan port 8000
Hasilnya seperti ini
10. Setelah terinstall kita buka aplikasi mixx yang sudah terinstall, tekan ctrl+p
     atau klik option > preferances > Live broadcasting , seperti gambar-gambar
     dibawah ini :
11. Muncul tampilan seperti dibawah ini
12. Kemudian kita cek, tetapi dengan pc lain. Ketikkan dibrowser IPnya dan juga portnya, lalu kita klik /radio
13. Selanjutnya akan muncul tampilan seperti gambar dibawah lalu kita play


Terimakasih dan Semoga Bermanfaat

Sunday, July 5, 2015

Belajar Subneting IP Address


Subnetting

Dalam materi subneting, tentunya pasti kita mengenal apakah itu IP Address, IP Broadcast, IP Netmask, Host ID, Network ID, dan bagaimana cara menghitung Subneting. Berikut adalah sharing saya tentang Subneting.
  • IP Address yaitu Suatu bilangan biner yang terdiri dari 32bit yang terbagi menjadi 4 segmen (bagian) yang masing-masing segmen jumlahnya 8bit
    Bilangan IP Address dimulai dari 0-254.
  • Di dalam IP Address terdapat 2 jenis bilangan, yaitu bilangan binner dan desimal.
    • Bilangan biner yaitu bilangan yang terdiri dari 0 dan 1
    • Bilangan desimal yaitu bilangan yang terdiri dari 0-9 (0,1,2,3,4,5,6,7,8,9)
  • IP Address terdiri dari Network ID dan Host ID
    Network ID   = Alamat jaringan komputer ntuk mengidentifikasikan alamat jaringan dimana host berada atau seperti halnya Alamat Rumah.
    Host ID          = Alamat Host jaringan komputer atau juga bisa dikatakan untuk mengindentifikasikan lamat host, seperti halnya No. rumah, dan syaratnya harus terhubung.
  • Karakteristik Kelas IP Addres terdiri atas:
    • kelas A = bit pertama dimulai dari angka 0-127
      Kelas A = terdiri dari 8bit untuk Network ID dan 24 untuk Host ID
    • Kelas B = bit pertama dimulai dari angka 128-191
      Kelas B = terdiri dari  16bit untuk Network ID dan 16bit untuk Host ID
    • Kelas C = bit pertama dimulai dari angka 192-223
      Kelas C = terdiri dari 8bit untuk Network ID dan 24bit untuk Host ID
  • Subnetting adalah Suatu cara untuk memperbanyak network dari suatu network ID yang telah kita miliki, misalkan kita mempunya 1 network ID, network ID tersebut dapat kita pecah menggunakan cara menghitung subnetting.
  • Perhitungan Subnetting di kelompokan menjadi beberapa kelas, yang saya tahu ada 3 kelas, yaitu kelas A, Kelas B, dan Kelas C.
  • Subnet mask yang digunakan untuk subnetting
    255.128.0.0 / 9
    255.192.0.0 / 10
    255.224.0.0 / 11
    255.240.0.0 / 12
    255.248.0.0 / 13
    255.252.0.0 / 14
    255.254.0.0 / 15
    255.255.0.0 / 16
    255.255.128.0 / 17
    255.255.192.0 / 18
    255.255.224.0 / 19
    255.255.240.0 / 20
    255.255.248.0 / 21
    255.255.252.0 / 22
    255.255.254.0 / 23
    255.255.255.0 / 24
    255.255.255.128 / 25
    255.255.255.192 / 26
    255.255.255.224 / 27
    255.255.255.240 / 28
    255.255.255.248 / 29
    255.255.255.252 / 30
  •  Rumus Umum Menghitung Subnetting :
    • Jumlah Subnet                              = 2 pangkat 32 - /
    • Jumlah Host Per Subnet               = (2 pangkat 32 - /) - 2
     
  • Contoh Perhitungan Subnetting Kelas C
    kita memiliki IP 192.168.1.2/24
    Tentukan
    :
    a. Network ID
    b. Jumlah Host Persubnet
    c. Broadcast
    d. Subnet mask

    Jawab :
  •  Diketahui : 192.168.1.2/24
    a. Network ID
    Sebelum mencari Network ID-nya kita harus mengetahui Jumlah   Subnetnya terlebih dahulu
    - Jumlah Subnet = 2 pangkat 32 - 24
                                  2 pangkat 8 = 256
     Subnet dari 192.168.1.2/24 itu dimulai dari 192.168.1.0 - 192.168.1.255
    (karena IP tidak mencapai 256)
    Network ID = 192.168.1.0
    b. Jumlah Host Per subnet  = (2 pangkat 32 - 24) -2
                                                = (2 pangkat 8) -2
                                                = 256 -  2
                                                = 254
    c. Broadcast = adalah IP terakhir dari suatu network
        jadi broadcastnya 192.168.1.255
    d. Subnet mask = /24 yaitu 255.255.255.0 (dapat dihitung memakai konvensi bilangan desimal ke binner)
    Catatan: Mengapa pada contoh soal diatas dengan IP Broadcats 192.168.1.255. Karena untuk /9 sampai /24 itu mempunyai network 256.
    Terimakasih dan Semoga Bermanfaat

Saturday, July 4, 2015

Monotoring Server dengan Aplikasi Monotorix

Monotoring Server dengan Aplikasi Monotorix

    Monitorix adalah sistem monitor untuk memonitoring yang secara berkala mengumpulkan data sistem dan menggunakan antarmuka web untuk menampilkan informasi di dalam grafik. Monitorix memungkinkan pemantauan kinerja sistem secara keseluruhan, dan dapat membantu mendeteksi kemacetan, kegagalan, waktu respon yang luar biasa panjang dan anomali lainnya.

    Monitorix adalah perangkat lunak bebas dilisensikan di bawah ketentuan GNU General Public License versi 2 (GPLv2) yang diterbitkan oleh Free Software Foundation. Ia menggunakan RRDtool (ditulis oleh Tobi Oetiker ) dan ditulis dalam Perl. 
 
Sumber :  https://en.wikipedia.org/wiki/Monitorix

Langkah-langkah install monotorix
  1. Masuk ke web browser http://www.monitorix.org/doc-debian.html
    Disini kita dapat melakukan cara install secara manual. Copy perintah dibawah ini dan edit di text editor agar tidak terjdi kesalahan pada saat menginstall. 
  2. Selanjutnya kita update, dengan perintah dibawah ini. Dan copy perintah diatas yang sudah di edit pada text editor.
    #apt-get update.
    Masukan perintah install
    #apt-get install rrdtool perl libwww-perl libmailtools-perl libmime-lite-perl librrds-perl libdbi-perl libxml-simple-perl libhttp-server-simple-perl libconfig-general-perl libio-socket-ssl-perl
  3. Selanjutnya install monitorix-nya
    # wget http://www.monitorix.org/monitorix_3.7.0-izzy_all.deb

  4. Kemudian install monitorix-nya yang sudah di download
    #dpkg -i
    monitorix_3.7.0-izzy_all.deb
  5.  Restart paket monitorix-nya
    #/etc/init.d/monitorix restart

  6. Buka web browser, lalu isikan "ipserver:8080/monitorix"
    Klik OK

    Setelah tadi menginstal monotorix. Dapat di simpulkan bahwa monitorix ini sangat bermanfaat karena kita dapat melihat keseluruhan aktifitas server kita. Monitorix ini dapat di install dan di jalankan di semua distro LINUX. Jika belum bisa di jalankan coba ketikan perintah #apt-get install -f. Fungsinya adalah untuk menghapus konfigurasi yang tidak berguna(spam).

    Terimakasih dan Semoga Bermanfaat

Prinsip Dasar Akuntansi (macam-macam bidang akuntansi)

 Macam-macam bidang akuntansi seperti berikut 1. Akuntan Publik               Pemeriksaan laporan keuangan (auditing) adalah bidang pekerjaa...